Tampilkan postingan dengan label server. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label server. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Januari 2015



Dalam suatu administrasi server pada jaringan terdapat beberapa macam layanan atau service yang telah disediakan server menggunakan arsitektur client / server contohnya seperti berikut :

1.DNS
DNS (Domain Name System) adalah aplikasi pelayanan di internet untuk menerjemahkan nama – nama host (hostnames) menjadi alamat IP dan juga sebaliknya menerjemahkan alamat IP menjadi nama berbentuk teks yang berguna untuk memudahkan nama tersebut diingat oleh pengguna internet

Struktur DNS
Domain Name System merupakan hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama, domain ditentukan berdasarkan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut level yang terdiri dari :

1. Root-Level Domains
Merupakan level paling atas di hirarki yang di ekspresikan berdasarkan periode dan dilambangkan oleh “.”.

2. Top-Level Domains
Berisi second-level domains dan hosts yaitu :
com : organisasi komersial, seperti IBM (ibm.com).
edu  : institusi pendidikan, seperti U.C. Berkeley (berkeley.edu).
org  : organisasi non profit, Electronic Frontier Foundation (eff.org).
net  : organisasi networking, NSFNET (nsf.net).
gov : organisasi pemerintah non militer, NASA (nasa.gov).
mil  : organisasi pemerintah militer, ARMY (army.mil).
xx  : kode negara (id:Indonesia,au:Australia)
3. Second-Level Domains
Berisi domain lain yang disebut subdomain.
Contoh : unsri.ac.id
Second-Level Domains unsri.ac.id bisa mempunyai host www.unsri.ac.id

4. Third-Level Domains
Berisi domain lain yang merupakan subdomain dari second level domain diatasnya.
Contoh : ilkom.unsri.ac.id
Subdomain ilkom.unsri.ac.id juga mempunyai host www.ilkom.unsri.ac.id

5.Host Name
Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Contohnya, jika terdapat www.unsri.ac.id, www adalah hostname dan unsri.ac.id adalah domain name.

DNS Zone
Terdapat dua bentuk Pemetaan DNS Zone, yaitu:
Forward Lookup Zone  : Melakukan pemetaan dari nama menuju IP address
Reverse Lookup Zone  : Melakukan pemetaan dari IP address menuju nama

3. PROXY SERVER
Proxy Server adalah teknik standar utuk akses internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam sebuah local area network (LAN) melalui sebuah modem atau sebuah salauran komunikasi. Secara sederhana, proxy adalah seseorang atau lembaga yang bertindak atas nama dari orang lain/lembaga/negara lain.

Proxy server bekerja dengan menjembatani komputer ke Internet. proxy server tersebutlah yang menghubungkan server ke server lain di internet.

4. DHCP
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah suatu layanan yang secara otomatis memberikan alamat IP kepada komputer yang meminta ke DHCP Server. atau Layanan yang memberikan IP secara otomatis ke semua client.

5. WEB SERVER
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari client yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Atau bisa diartikan Web Server adalah Sistem yang menberikan layanan web dan HTML sehingga client bisa mengakses halaman website.

6. FTP SERVER
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.

7. MAIL SERVER
Mail server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa FTP.

8. NTP SERVER (Network Time Protocol)
NTP Server adalah Server yang sistem waktunya disindromkan (secara bersamaan) terhadap sumber waktu yang akurat dan mentransmisikan paket informasi waktu kepada komputer lain.

9. Game server
Game server adalah tempat dimana kita bermain game secara online. Game server adalah suatu wadah bagi permainan online untuk menitipkan data permainan di suatu tempat yang besar. Kita harus memaintance game server setiap 1 minggu sekali. Hal ini berguna untuk progam yang di dalamnya bejalan dengan lancar.

10. DATABASE SERVER
Database Server adalah layanan penyimpanan database. Dalam server database tersebut, bisa berisi ratusan ataupun ribuan database dari banyak user. Biasanya database tersebut dikelompokkan atau disimpan per user yang memakai layanan database tersebut. Agar tidak terjadinya pencurian data.

Nah cukup sekian artikel tentang Administrasi Server Pada Jaringan Komputer yang dapat saya share di blog ini semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu sobat dalam mencari tugas sekolah / kuliah yang berhubungan dengan Jaringan Komputer. sampai bertemu kembali semoga bermanfaat. Jangan lupa Komentarnya gan :)

Kamis, 29 Januari 2015


1.   Selanjutnya dari sistem operasi Debian.
Masukkan cd/iso. Klik perangkat – pilih CD/DVD – pilih debian dvd 1   
2. Selanjutnya adalah install paket dhcp servernya :
    "apt-get install dhcp3-server"
 3.Akan muncul keterangan failed di situ,tapi jangan kuatir,karena memang dhcp kita belum disetting
   lalu buka "nano /etc/default/isc-dhcp-server"
 4. Pada "INTERFACES" tambahkan menjadi seperti ini "eth1"
 5. Ketik "nano /etc/dhcp/dhcpd.conf",sehingga akan muncul halaman config DHCP seperti berikut ini :
 6. Cari kalimat #A Slightly different bla bla bla......di bagian bawah halaman config,seperti ini :
Kemudian,hilangkan tanda pagar dibagian tersebut,seperti ini :
Ubah konfigurasi diatas sesuai dengan konfigurasi IP anda.Misalnya seperti ini :
7.  Lalu restart DHCP dengan mengetik "/etc/init.d/isc-dhcp-server restart"
 8. jika berhasil akan muncul tampilan seperti ini:
sekian. :)


Senin, 24 November 2014




1.      Selanjutnya dari sistem operasi Debian.
Masukkan cd/iso. Klik perangkat – pilih CD/DVD – pilih debian dvd 1

2.      Selanjutnya install paket bind9
root@smk:/home/akbari#apt-get install bind9
3.      Setelah instalasi bind9 selesai, masuk ke direktori /etc/bind9/, dan lihat isi direktorinya
root@smk:/home/akbari#cd /etc/bind
4.      Kemudian edit isi file named.conf.local
root@smk:/etc/bind#nano named.conf.local





5.      Copy file db.local menjadi db.tkj pada direktori yang sama. Kemudian perhatikan hasilnya:
        Copy file db.255 menjadi db.192 pada direktori yang sama, dan lihat hasilnya


6.      Kemudian edit isi file db.tkj
root@smk:/etc/bind#nano db.tkj
Kemudian isi script seperti berikut:


.
7.      Lalu edit isi filedb.192
root@smk:/etc/bind#nano db.192

Buat script seperti berikut:

8.      Edit juga isi file resolv.conf, sehingga seperti berikut:
root@smk:/etc/bind#nano /etc/resolv.conf
nameserver 192.168.2.1

9.      Buka root@smk:/home/akbari#nano /etc/hosts
Edit script menjadi seperti di bawah ini:

10.   root@smk:/home/akbari#nano /etc/hostname
Edit script menjadi seperti di bawah ini:


11.   Selanjutnya restart konfigurasi bind9 yang sudah kita lakukan




12.   Untuk mengetahui apakan DNS server sudah berjalan, lakukan tes dns dari localhost. Gunakan perintah dig.
root@smk:/etc/bind#dig ict.net


13.   Atau gunakan perintah nslookup
root@smk:/etc/bind#nslookup ict.net

Jika ditampilkan seperti gambar di atas, maka konfigurasi DNS server sudah berhasil dengan baik.


14.   Lakukan juga pengujian dengan perintah ping. Ping ke ict.net / www.ict.net / mail.ict.net / ftp.ict.net.  



1.      Konfigurasi Interface eth0 dan eth1
root@smk:/home/akbari# nano /etc/network/interfaces



2.      konfigurasi sysctl
root@smk:/home/akbari# nano /etc/sysctl.conf
(cari bacaan #net.ipv4.ip_forward=1) (hapus tanda pagarnya saja)
  




3.      selanjutnya konfigurasi rc.local
root@smk:/home/akbari# nano /etc/rc.local
tambahkan script seperti pada gambar di bawah ini:
“iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE”



Blog Archive

Popular Posts